
Pare, 14 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Institut Agama Islam Hasanuddin (IAIH) Pare sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Pengaruh Ilmu Qiroat dalam Menafsirkan Al-Qur’an” pada Minggu (14/06/2026) di Aula Kampus 2 IAI Hasanuddin Pare.
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menjadi salah satu upaya HMPS IAT dalam menghadirkan ruang belajar yang inspiratif dan akademis bagi mahasiswa, akademisi, serta masyarakat yang memiliki minat dalam kajian Al-Qur’an. Seminar ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya ilmu qiroat sebagai salah satu disiplin ilmu yang memiliki peran strategis dalam memahami dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara komprehensif.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir. Melalui seminar ini, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat berbagai ragam qiroat Al-Qur’an serta implikasinya terhadap pemaknaan dan penafsiran ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Sebagai narasumber utama, panitia menghadirkan Kyai Ahmad Fauzan Pujianto, M.Ag, seorang akademisi dan praktisi keilmuan Islam yang memiliki kompetensi dalam bidang studi Al-Qur’an dan ilmu qiroat. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa ilmu qiroat tidak hanya berkaitan dengan cara membaca Al-Qur’an, tetapi juga memberikan kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman terhadap kandungan makna ayat.
Melalui kegiatan ini, HMPS Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAI Hasanuddin Pare berharap dapat terus menghadirkan program-program edukatif yang relevan dengan perkembangan kajian keislaman serta menjadi wadah pengembangan intelektual bagi mahasiswa dan masyarakat.
Seminar Nasional ini menjadi bukti nyata komitmen HMPS IAT IAI Hasanuddin Pare dalam menghidupkan tradisi keilmuan Al-Qur’an serta mendorong lahirnya generasi akademisi Muslim yang kritis, berwawasan luas, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.